Layar Hidup

 Halaman Kasih Untuk Si Abu

Sehari lebih awal

Perasaannya tetap serupa

Dengan sedikit kegaduhan

Sebab senandung layar hidup

Bip...bip...bip...

Nadanya bergema, sepersekian detik berselang

Lalu kembali teringat dulu

Kala ia dirombak paksa

Hingga berujung ketidaksempurnaan

Buruk rupanya,

Sakit badannya,

Lalu berganti indranya


Meski dengan guna yang sama

Meskipun begitu,

Aku tetap memuja,

Banyak syukur atas hadirnya,

Berita gembira atas kekalahan

Hadiah besar atas perjuangan

Hiduplah yang lama, Grey.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menuju Timur

lebih lama

Menulismu