ruang tunggu
BANDARA oleh Viona Anatasya Kau buka lembar itu, Lantas nampak gores tentangmu walau tiada cakap, kau tahu bahwa itu secarik harap ya, sejak itu awal temu yang tak pernah kita duga membawa pesta yang begitu meriah tepatnya di rumahku ya, sejak itu kau menetap di ruang tunggu milikku meski dirimu tiada tau, tapi biar saja biar sakit itu enyah pada akhirnya toh, menunggu tidaklah susah bila nanti kau mendarat di bandara ini, pastikan saja masihkah dirimu pemiliknya lantas ku ajak kau berdua, walau mungkin tiada kan pernah.