Menulismu
Menulismu untuk kali pertama Atas luka yang bukan pertama kalinya Dalam hari-hari yang terlewat tanpa sapa Tapi nampaknya, atas kehilangan ini kita tak benar-benar berduka Entah aku yang terlalu perasa Atau kamu yang tak lagi harap kita ada Berdialog dengan detak milik sendiri Tentang heningmu yang mengundang luka Lantas kita berlalu Lantas kita tak satu Lantas kau lupa aku Benarkah? Aku pun ragu, Namun rasanya, benar begitu