Menuju Timur
Temu Di Ujung Patah
Oleh Viona Anatasya
Kita bersapa di ujung patah
Saling tertawa, di atas luka yang masih basah
Lalu kau menjelma bak nahkoda
Atas kapalku yang pernah karam
Kau putar kemudi dengan mendayu
Hingga ku tak sadar telah berlabuh
"Hai Nahkoda! Pernahkah kau rasa asin lautan?"
Aku menghampirimu di balik kemudi
"Lebih dari pekat, Netraku perih kala tenggelam"
Lantas kau tersenyum bak anomali
Bukankah perih itu abadi dalam netramu?
Mengapa seolah kau tlah lupa
Pun dengan sengaja, kau biarkan harap berlalu lalang
Mengamit jemariku, lantas menuju timur kita berjalan
Komentar
Posting Komentar