Sebatas Nama

Kau dan Senangmu

oleh Viona Anatasya


Aku kalah

Dalam riuh debar jantungku

Oleh megah bayang milikmu

Bahkan meski kita diliput suka

Aku tak kunjung henti menduga, 

Bahwa tawa kan sampai pada tiada


Memang benar, bila temu kita penuh riang

Tapi sejatinya kita tak pernah benar-benar sampai

Kau dan senangmu tuk hilang dari pandangku

Aku dan inginku yang slalu ingin kau bawa serta


Aku kalah

Oleh pikirku yang penuh tanya

Tentang dirimu yang ku tahu hanya sebatas nama

Sungguhkah kita satu?

Atau mungkin hanyalah lalu?

Ya selalu berhenti di kalimat itu


Yang ku tahu, kau tetaplah ruang hampa

Terus ku tata, hingga hati kian patah

Bukankah lebih bahagia dirimu, bila dikau tak balas suka?

Tak perlu pasang lampu biar berbinar

Tak perlu sebar wewangian biar semerbak

Tak pula payah merayu bila hati penuh marah


Kau juga tahu bila aku hendak bertamu

Mengapa kau bagi kunci rumahmu, bila tak ingin aku menetap jua?




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menuju Timur

lebih lama

Menulismu